
AsSafrina.Com – Di tengah suasana syahdu bulan suci Ramadhan 1457 H, TPA/TPQ As-Safrina membuat sebuah terobosan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya aktivitas belajar mengajar diliburkan demi jeda puasa, tahun ini lembaga memilih untuk tetap membuka pintu ilmu melalui program Pondok Ramadhan.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Pengurus TPA/TPQ As-Safrina memandang bahwa Ramadhan adalah momentum emas untuk mempererat kedekatan santri dengan Al-Qur’an, bukan justru menjauhinya karena alasan beristirahat.
Program ini dirancang secara terstruktur untuk menyeimbangkan antara rutinitas harian dan pengabdian spiritual. Tidak hanya sekadar mengulang hafalan atau mengenal huruf hijaiyah, suasana belajar kini bertransformasi menjadi lebih khusyuk dengan adanya sesi Tadarus Khusus.
Sesi ini diperuntukkan bagi para santri yang telah mencapai tingkatan Al-Qur’an. Di bawah bimbingan para ustaz dan ustazah, mereka tidak hanya mengejar target khatam, tetapi juga diajak untuk merasakan kedalaman makna di setiap ayat yang dilantunkan. Suara riuh rendah lantunan ayat suci ini kini menjadi pemandangan harian yang menghidupkan suasana sore di TPA/TPQ As-Safrina.

Keputusan untuk tetap mengadakan kegiatan di bulan Ramadhan ini berbuah manis. Antusiasme wali santri menjadi pilar utama keberlangsungan program ini. Para orang tua melihat bahwa keberadaan Pondok Ramadhan menjadi solusi edukatif agar anak-anak tidak terjebak pada aktivitas yang kurang produktif selama menunggu waktu berbuka.
“Kami merasa bersyukur TPA tetap buka. Ini memberikan lingkungan yang positif bagi anak-anak kami agar mereka tetap istiqomah dalam ibadah. Ada rasa bangga melihat mereka pulang dengan wajah ceria setelah tadarus bersama teman-temannya,” ungkap salah seorang wali santri dengan nada haru.
Melalui dedikasi yang tanpa henti di bulan mulia ini, TPA/TPQ As-Safrina berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kelekatan hati dengan kitab suci. Ramadhan 1447 H kali ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan spiritual para santri di lingkungan As Safrina. (0)
