
AsSafrina.Com – Menjadi pengajar di Taman Pendidikan Alquran adalah tugas yang sangat mulia. Tugas yang harus mengedepankan pembinaan agama baik baca tulis Alquran maupun pembinaan akhlak. Untuk itu dituntut para pengajar adalah yang telah matang dalam pengendalian ego atau emosi yang notabene anak-anak yang dihadapi.
Tidak terkecuali di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) As Safrina. Untuk memfasilitasi dalam kaderisasi Ustadz dan Ustadzah, TPQ As Safrina memberi kesempatan para mahasiswa/ mahasiswi magang dalam mempraktikkan keilmuannya selama belajar di kampus. Tercatat ada 2 mahasiswa magang dari kampus yang berbeda. Satu mahasiswa dari IAIN Palangkaraya yang telah menyelesaikan magang. Satu mahasiswi yang masih menyelesaikan kegiatan magang.
Selama 10 hari / 9 hari aktif, Ilham Dwi Saputro mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya prodi PAI, Memenuhi Penugasan Mata Kuliah Metode Iqra di TPQ As Safrina.

“Rata-rata santri Iqra mudah dalam memahami huruf-huruf Arab jadi mudah dalam penyampaian dalam belajar memgajar,” tuturnya dalam kesemparan bincang-bincang dengan pengurus TPQ As Safrina.
Ustadz Ilham, demikian panggilan akrab di TPQ yang mengambil waktu dari pukul 13.00 hingg 17.00 WIB merupakan sosok Ustadz dimasa akan datang. Dengan karakter yang pendiam dan unggah-ungguh yang bisa dijadikan tauladan hingga disukai santri Iqra yang menjadi santri didikannya selama magang.

Hari Minggu tanggal 21 November 2021, hari dimana Ustadz Ilham berpamitan setelah menyelesaikan penugasan mata kuliah metode Iqra. Sebagai tanda penghargaan, pihak TPQ As Safrina memberikan kenang-kenangan berupa Piagam Penghargaan. []
