
Ba’da Maghrib, sebuah mobil pick up hitam memasuki area Masjid Baiturrahman Jalan Teratai V Jalur 3 Sampit. Terlihat rombongan santri TPQ As Safrina yang tergabung dalam Group Shalawat Hadrah mulai turun dari mobil tersebut. Hari ini Jumat 12 Maret Group Shalawat Hadarah As Safrina memenuhi undangan panitia Masjid Baiturrahman dalam rangka memperingati acara Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.
Meskipun acara akan dimulai ba’da Isya, namun anggota Group Hadrah As Safrina sudah stand by, hal ini untuk mempersiapkan segala perlengkapan baik sound peralatan dan lain-lain. Karena bukan tidak mungkin ada kekurangan yang luput dari pengawasan.

Setelah memasuki waktu Isya, tidak ketinggalan Group As Safrina ikut berjamaah shalat Isya. Dilanjut dengan pembacaan Simtudduror yang dibacakan oleh Pak Haji diselingi dengan melantunlan syair-syair shalawat yang dibawakan oleh Ustd Hasan dan Ustd Edy. Dengan diiringi oleh pukulan rebana dan darbuka yang terdengar merdu di telinga dan pukulan bas yang menggema di ruangan masjid, membawa para jamaah yang hadir di masjid Baiturrahman ikut memuji keagungan dan kebesaran Nabi Muhammad SAW.
Diakhiri pembacaan Mahalul Qiyam, kemudian acara dilanjut sesuai dengan protokol atau susunan acara. Diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang dibawakan oleh Ustd Juliansyah, dan untuk acara inti yaitu ceramah agama dibawakan oleh Ustd Abi Abd Rahman, S. Pd.I dari pondok pesantren Sabilul Muttaqin Samuda.
Diawal rencana, pihak panitia juga mengundang bupati Kotawaringin Timur , namun karena ada sesuatu dan lain hal hingga bapak bupati H. Halikinnoor, SH, MM. tidak bisa hadir memenuhi undangan tersebut. Namun demikian, tidak mengurangi kekhusuan acara peringatan Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW.
Ustd Abi Abd Rahman, S.Pd.I yang pada bulan Oktober 2020 pernah juga mengisi acara di TPQ As Safrina, menekankan pentingnya memperingati Isra Mi’raj. Dimana pada peristiwa tersebut bukan tidak ada sebab, yaitu meninggalnya istri tercinta belaiu SAW yaitu Sayyidah Khadijah atau dengan kata lain Allah menghibur kesedihan Nabi Besar Nabi Muhammad SAW dengan meng-Isra Mi’raj-kan Nabi Muhammad SAW. Dan juga menjelaskan juga pengorbanan Sayyidah Khadijah dalam membantu syiar Islam diawal kenabian Nabi Muhammad SAW.
Dengan gaya ceramah yang kocak dalam membawakan untaian hikmah Isra Mi’raj, , tidak terasa waktu melaju dengan cepat hingga tidak terasa waktu menunjukan pukul 21.25 WIB dan acarapun ditutup. [][][]
