
AsSafrina.Com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Pimpinan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), serta Pimpinan Pondok Pesantren se-Kabupaten Kotim pada Rabu (2/9/2026) di Aula Kantor Kemenag Kotim.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kotim, Dr. H. Nur Widiantoro, S.Ag, M.Pd. Dalam arahannya, beliau memaparkan beberapa kendala strategis, seperti keterbatasan anggaran operasional dan pembangunan pondok pesantren yang belum sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Selain itu, Kakankemenag Kotim menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi dan pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi para pendidik PAI sesegera mungkin guna meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru.

Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, H. Marzuki Rahman, S.Ag., M.Pd. Beliau menyampaikan komitmen untuk terus mengawal aspirasi daerah serta mendorong optimalisasi tata kelola lembaga pendidikan Islam.
Dalam sesi diskusi dan sharing interaktif antara narasumber dan peserta, terungkap bahwa salah satu kendala terbesar yang dihadapi para pendidik saat ini adalah masih banyaknya anak didik yang mengalami buta huruf Al-Qur’an.
Menanggapi persoalan tersebut, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ As Safrina di tengah masyarakat dinilai sangat membantu pembentukan karakter religius anak. TPQ As Safrina terbukti efektif membimbing anak-anak dari kondisi belum bisa membaca Al-Qur’an sama sekali hingga lancar membaca.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi pengajaran fleksibel yang diterapkan TPQ As Safrina, yaitu menyesuaikan waktu belajar dengan jam senggang anak-anak di luar jam sekolah formal. Dengan pendekatan ini, kesibukan dan kegiatan belajar di sekolah umum tidak terganggu, sehingga anak-anak tetap dapat fokus menimba ilmu agama dan belajar mengaji.
Melalui forum pembinaan ini, diharapkan sinergi antara Kemenag Kotim, Kanwil Kemenag Kalteng, serta pengelola TPQ dan pesantren semakin solid dalam mengentaskan buta huruf Al-Qur’an dan memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Kotawaringin Timur.
