
AsSafrina.Com – Sebanyak puluhan kepala madrasah dari berbagai jenjang, mulai dari Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA), Selasa (04/11/2025) bertolak menuju Banjarmasin dan Banjarbaru untuk melaksanakan agenda studi tiru (kunjungan belajar) strategis.
Rombongan yang diagendakan selama 3 hari dipimpin langsung oleh Kasi Madrasah, Noor Syaifulah S.Ag, M.Pd.I, ini bertujuan utama untuk mengadopsi praktik terbaik (best practice) dalam manajemen dan pengembangan kurikulum guna meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah masing-masing.
Setibanya di Kalimantan Selatan, rombongan dibagi sesuai kelompok jenjang. Kelompok Kepala RA secara spesifik mengunjungi dua madrasah unggulan di wilayah tersebut. Kunjungan pertama diarahkan ke RA Al-Irsyad Al-Islamiyah di Banjarmasin dengan fokus pendalaman pada manajemen pembelajaran yang terstruktur.

Selanjutnya, kelompok RA bergerak menuju RA Al Misbah di Banjarbaru untuk secara intensif mempelajari implementasi dan inovasi kurikulum dalam pembelajaran.
Ketua rombongan, Bapak Noor Syaifulah, menyatakan bahwa pembagian fokus ini penting agar hasil studi tiru benar-benar dapat diaplikasikan sesuai kebutuhan.
“Kami berharap kepala madrasah dapat membawa pulang ilmu yang sangat spesifik, baik itu terkait tata kelola administrasi di RA Al-Irsyad Al-Islamiyah, maupun kreativitas kurikulum di RA Al Misbah,” ujarnya.

Dalam rombongan tersebut, terlihat pula keikutsertaan RA As Safrina, madrasah yang baru berjalan dua tahun. Partisipasi ini menunjukkan komitmen tinggi untuk percepatan peningkatan mutu madrasah baru agar mampu bersaing dengan madrasah yang sudah mapan. Sementara itu, kelompok kepala MI, MTs, dan MA melanjutkan kunjungan ke sekolah tujuan masing-masing di kawasan Banjarmasin dan sekitarnya. (0)
