
AsSafrina.Com – Minggu, 02 November 2025, menjadi hari yang penuh makna bagi Kepala Sekolah RA As Safrina. Dengan membawa rasa keprihatinan dan empati yang mendalam, beliau melaksanakan kunjungan khusus ke rumah salah satu orang tua siswi dari sekolah yang dipimpinnya.
Kunjungan ini berlatar belakang sebuah musibah pilu yang baru saja menimpa adik dari siswi tersebut. Anak kecil yang tak berdosa itu baru saja menjadi korban kekerasan, dibanting ke lantai semen oleh orang yang mengalami gangguan jiwa. Peristiwa nahas ini tentu saja menyisakan duka dan kekhawatiran yang mendalam bagi keluarga.
Kebetulan, saat Kepala Sekolah tiba, kondisi adik kecil itu sedang dalam tahap pemulihan. Anak tersebut baru saja dipulangkan dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, tempat ia menjalani perawatan intensif setelah dirujuk dari Rumah Sakit Dr. Murjani di Sampit. Kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari musibah yang dialami.

Tujuan utama kedatangan Kepala Sekolah RA As Safrina, Umi Wensi yang biasa dipanggil, di samping untuk bersilaturahmi dan menjenguk langsung kondisi korban dan keluarga, juga membawa agenda kemanusiaan lainnya. Kepala Sekolah hadir sebagai perwakilan dari seluruh civitas akademika RA As Safrina untuk menyalurkan hasil open donasi yang telah dihimpun dari para wali murid dan guru. Sumbangan sukarela ini diharapkan dapat meringankan sedikit beban orang tua, setidaknya untuk membantu biaya pengobatan dan pemulihan pasca-rawat inap.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa RA As Safrina tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, namun juga menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan, terutama dalam menghadapi masa-masa sulit yang dialami oleh keluarga besar sekolah. (0)
